15  April  2008

Wordpress Theme 1: Descartes

Descartes for Wordpress

Screenshot: Descartes for Wordpress

Sekadar mengingatkan, di waktu senggang saya suka mendesain dan mengotak-atik halaman web. Salah satu yang saya kerjakan adalah membuat desain theme untuk blog-platform Wordpress. Sudah dua desain yang saya buat. Pertama saya beri nama Faulkner for Wordpress. Nama Faulkner saya ambil dari nama penulis Amerika, William Faulkner, terinspirasi oleh nama theme Wordpress lain yang diberi nama Hemingway. Theme ini saya pergunakan untuk blog ini (silakan melihat-lihat). Karena masih versi beta, saya belum menyediakan theme ini untuk didownload, tapi di hari-hari mendatang saya berjanji akan menyediakannya.
 
Sementara itu saya memodifikasi theme Faulkner untuk membuat desain yang lebih minimalis, ringan, dan bersih. Saya memberinya nama Descartes for Wordpress. Ya, itu berasal dari nama filsuf Prancis, Rene Descartes. Nama ini saya pakai untuk mengingat dasar filsafatnya yang terkenal sebagai fondasi modernisme: clear and distinctive. Semoga pemberian nama itu tidak berlebihan *smile*.

Lepas dari pemberian nama itu, gagasan desain ini sekali lagi adalah: bersih, minimalis dan ringan. Background-nya saya beri warna putih. Untuk mengurangi kontras yang tajam, saya mempergunakan warna teks abu-abu gelap (tapi tidak menjurus ke hitam). Font yang dipergunakan adalah Georgia, dengan cadangan beberapa font berkaki, dengan harapan tidak terasa tajam di mata. Selebihnya hanya variasi ukuran font, garis dan karakter html.

Theme ini juga tidak mempergunakan file gambar apa pun, kecuali satu yang dipergunakan sebagai screenshot. Dengan cara ini, semoga maksud agar theme ini terasa ringan ketika dibuka bisa tercapai.

Mengenai kompatibilitasnya dengan Wordpress, saya sudah mencobanya dengan versi 2.0.11 dan 2.5. Di kedua versi tersebut, Descartes berjalan dengan baik. Saya asumsikan penggunaan Descartes di Wordpress antara kedua versi tersebut juga bisa berjalan dengan baik. Meskipun begitu, saya sangat terbuka jika ada masukan, gagasan lain, atau pemberitahuan akan adanya bugs.

Jika menyukainya, silakan download dan mempergunakannya. Anda bebas untuk memodifikasi sesuai kebutuhan, mempergunakannya untuk pribadi atau komersial. Saya hanya meminta tetap menaruh link kembali ke halaman Descartes di bagian bawah halaman. Jika ingin mempergunakan versi lisensi tanpa link, silakan menghubungi saya melalui form manapun di blog ini.

Download Descartes for Wordpress

Catatan:

Update:

Selain itu, Descartes juga bisa ditest dan didownload di:
simplethemes.net
wpthemesfree.com
blogstheme.com

Diposting dengan kata kunci: , ,

Dian Sastro Membaca Puisi “Aku dan Tuhanku” karya Sutan Takdir Alisjahbana Jantung Lebah Ratu - Nirwan Dewanto

3 Komentar untuk “Wordpress Theme 1: Descartes”

onie :

halo pak eka…

piye kabare?

kalo pake template ini wordpressnya harus pake account yg bayar itu ya….

hai onie, piye kabarmu?
template-nya untuk Wordpress yang dihosting sendiri (bukan di Wordpress.com). Banyak kok hosting gratis dan bisa install Wordpress: cobain di 000webhost.com.
(ekakurniawan)

husnialmunir :

Kayaknya nanti semua theme yang kamu disain pake nama2 filsuf atau penulis nih :)

enggaklah … kalo memungkinkan, bisa kukasih nama husnialmunir, kok. itu kan nama fotografer, hehehe.

husnialmunir :

enggaklah … kalo memungkinkan, bisa kukasih nama husnialmunir, kok. itu kan nama fotografer, hehehe.
(ekakurniawan)

wa ka ka ka ka … amiiiiiiiiiiiiiiin …..*berdoa Mode On* :D

Komentarmu